Text
Mengapa Penting Mengetahui Habib Ba'alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad Saw : (J-FGC10500 vs. G-Y32613 / Imaduddin Utsman Al-Bantani
Judul : Mengapa Penting Mengetahui Habib Ba'alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad Saw : (J-FGC10500 vs. G-Y32613
Pengarang : Imaduddin Utsman Al-Bantani
Edisi : Cetakan Ke. 1
Penerbit : Lakeisha : Klaten, 2025.
Deskripsi Fisik : x, 286 hlm.; 23 cm.
Klasifikasi : 2X9.8
Jumlah Eksemplar : 2 eks
ISBN : 9786342690062
Buku ini berisi tentang batalnya nasab klan Ba’alwi yang mengklaim sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW ditinjau dari Ilmu Nasab, Ilmu Sejarah dan uji tes DNA. Selain itu diulas pula tentang urgensi mengetahui batalnya nasab Ba’alwi bagi umat Islam dan bangsa Indonesia.
Abstrak Informatif :
Penelitian ini menguji validitas klaim silsilah klan Ba'alwi sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW menggunakan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan ilmu nasab, ilmu sejarah (filologi), dan genetika (uji DNA). Polemik mengenai autentisitas nasab ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada tatanan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di Indonesia. Secara historis dan filologis, kajian ini menemukan adanya keterputusan sanad silsilah akibat tidak adanya verifikasi dalam kitab-kitab nasab kontemporer yang mu'tabar (otoritatif) mengenai sosok Ubaidillah sebagai anak dari Ahmad bin Isa al-Muhajir. Dari aspek genetika molekuler, bukti ilmiah menunjukkan perbedaan haplogroup kromosom Y yang sangat signifikan . Dalam tradisi keilmuan Islam, khususnya Ahlussunnah wal Jamaah, validitas silsilah harus berdasarkan data sejarah, manuskrip sezaman (kitab mu'tabar), dan verifikasi yang jelas, bukan sekadar klaim turun-temurun (syuhroh). Pengakuan sebagai keturunan Nabi membawa dampak sosial, penghormatan, dan otoritas spiritual yang tinggi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, meluruskan silsilah ini dianggap penting untuk menjaga kemurnian sejarah dan mencegah glorifikasi atau klaim yang didasarkan pada keuntungan posisi sosial.Perbedaan mendasar pada hasil uji kromosom Y-DNA ini secara sains membatalkan klaim hubungan biologis antara klan Ba'alwi dengan Nabi Muhammad SAW. Buku ini menegaskan bahwa urgensi mengetahui fakta ini bukan untuk mendiskreditkan personal, melainkan demi menjaga kemurnian nasab Nabi Muhammad SAW, menegakkan akal sehat ilmiah, serta membebaskan umat Islam dan bangsa Indonesia dari doktrin glorifikasi berbasis klaim sepihak yang tidak dapat dibuktikan.
Sudah divalidasi
Tidak tersedia versi lain