Text
Air Basuhan Kaki Ibu: Sungai Ketulusan yang Tak Pernah Mengering / Taufiqurrahman al-Azizy
Judul : Air Basuhan Kaki Ibu : Sungai Ketulusan Yang Tak Pernah Mengering
Pengarang : Taufiqurrahman al-Azizy
Edisi : Cetakan Ke. 1
Penerbit : Diva Press : Yogyakarta, 2013.
Deskripsi Fisik : 422 hlm.; 20 cm.
Klasifikasi : 813
Jumlah Eksemplar : 1 eks
ISBN : 9786027692245
Abstrak Indikatif :
Kumasukkan kedua kaki Ibu ke dalam ember yang sudah terisi air. Dengan sepenuh hati, kasih, dan cinta, disergap air mata yang mulai melumuri wajahku, kubasuh dan kucuci kedua kaki Ibu. "Ridhai dan restui Basim, Bu," kataku, seraya kucium kedua kaki Ibu. Lalu, kuminum air bekas basuhan kaki Ibu. "Antarkan Basim dengan doal
restumu, Ibu....".
Memungut sampah adalah cerita keseharian bagi Basim kecil dan ibunya. Melalui sampah, mereka berusaha mencari makan dan berjuang untuk hidup. Ibunda Basim berusaha untuk tegar dan membesarkan Basim walaupun tanpa suami. Sebab, ayah Basim telah lebih dulu meninggal.
Sang ibu, dengan peluh bercucuran, membungkuk-bungkuk dan mengangkut sampah untuk kemudian dipilah-pilah dan diserahkan ke pengepul.
Kata Kunci : Novel, Fiksi
Tidak tersedia versi lain